Suhuf (7)


Written on January 24, 2007 – 5:17 am | by ghifarie
Relokasi Pedagang; Acak-Acakan Tata Ruang UIN SGD Bandung
Oleh Ibn Ghifarie

Memasuki
hari pertama Ujian Akhir Semester (UAS) sebagian mahasiswa dikagetkan
dengan adanya relokasi pedagang di daerah Takhosus. Pasalnya, tak
biasanya para pengais rezeki itu, mangkal di Kompleks Dosen Asing.

Bila, dahulu semua pengaso makanan, baik yang berada di Depan Fakultas Saintek maupun Psikologi. Kini, mereka harus tumpah ruah di pelataran M’ahad Aly.

Menyoal, pemindahan pedagang ke Takhosus membuat sebagian mahasiswa angkat bicara ‘Lain
bet kudu dipindah keun sagalanya. Keur didieu (depan Fakultas
Saintek-red) wae sok males ari kahandap teh. Komo deui ayeuna,’
Pradewi, aktivis perempuan.

‘Masa
deumi secangkir kopi harus dibayar dengan pengorbaban yang begitu berat
dan memakan waktu lama. Inilah ketidak jelasan tata ruang kampus UIN
SGD Bandung, yang tak belajar Planologi. Pokonya asal jadi dan
ngumpul,’ tambahnya

‘Wah, sekarang tak bisa makan-makan bareng
lagi di sekre (UKM-red) dong. Solanya, pesan makana harus pergi ke sana
(perumahan Dosen Asing-red). Berdeda dengan dulu, masih disini. Mudah
sekali. Tinggal panggil, datang makanan,’ kata Iya mahasiswa
Jurnalistik.

‘Ya, bukanya apa-apa. Habis takut ngerepotin pedagang harus nganterin ke sekre,’ jelasnya.

Nyatanya,
relokasi pedagang tak menyelesaikan persoalan Keindahan, Kebersihan dan
Keamanan (k3) kampus. Malah terkesan, melestarikan sekaligus
melanggengkan budaya acak-acakan. Yang jelas, hijrah pedagang itu bagi saya ‘‘Ledzh,
jauh rek ka Si Sipi (pedagang asongan roko, kofi-red) teh ayeuna mah.
Jeung teu bisa ngabon heula. Solana pedagang geus dilokalisir ka M’ahad
Aly,
cetus Badru, Sekum GPMI (Gerakan Persatuan Mahasiswa Islam). [Ibn Ghifarie]

Cag Rampes, Pojok Sekre Kere, 15/01;11.27 wib



  1. One Response to “Suhuf (7)”

  2.   By freedom on Dec 3, 2007 | Reply

    Memang banyak yang pergi
    Tidak sedikit yang lari
    Sebagian memilih diam bersembuyi
    Tapi… Perubahan adalah kepastian
    dan untuk itulah kami bertahan
    Sebab kami tak lagi punya pilihan
    Selain terus melawan sampai keadilan ditegakan!

    Kawan… kami masih ada
    Masih bergerak
    Terus melawan!
    http://www.pena-98.com
    http://www.adiannapitupulu.blogspot.com

Post a Comment