Kitab (2)
Written on April 10, 2007 – 6:02 am | by ghifarie
Oleh Ibn Ghifarie
Tak
ayal, meninggal dunianya Chisye,Jumat pagi pukul 04.00 WIB di kediaman
Jalan Asem II Nomor 80 Cipete, Jakarta Selatan membuat kalangan musisi
Indonesia harus rela kehilangan sang legendaris (Metro, 30/03).
Pasalnya Ia telah tutup usia, setelah sekian lama bergelut dengan
pelbagai penyakit akut (kanker paru-paru) yang dideritanya sejak lama.
Betapa
tidak, pecinta musik tanah air mesti merelakan kepergian sosok
profesional dalam bidang musik dan sangat menghargai perbedaan serta
ramah dengan musisi kalangan muda.
Salah
satunya, Emil, Manager pribadi Chrisye, menjelaskan Chrisye
menghembuskan nafas terakhir di tengah semua anggota keluarga yang
berkumpul untuk merelakan kepergian suami dan ayah dari empat anak itu.
"Saya
kehilangan seorang teman, guru, saudara yang sangat baik terhadap semua
orang. Dunia musik Indonesia kehilangan seorang legenda yang sangat
profesional, yang sangat menghargai jerih payah semua orang yang dekat
dengannya," katanya. (Media Indonesia, 30/03)
Tak ada salahnya
sekirnya kita selaku insane musik mengucapkan bela sungkawa yang
mendalam atas berpulanganya Chrismansyah Rahadi. Semoga keluarga duka
mendapatkan ketabahan. Terutama bagi keempat putra-putrinya dan satu
istrinya.
Thus, tak ada kata indah yang terlontar dari kita
selain ucapan `Selamat Jalan Sang Legendaris`. Mudah-mudahan segala
amal bakti semasa hidupnya diterima di sisi Tuhan. Amien. [Ibn Ghifarie]
Cag Rampes, Pojok Sekre Kere, 30/03;09.16 wib.
Labels: Chisye