Ayat (8)


Written on March 3, 2008 – 10:39 am | by ghifarie
Hari Pertama Kuliah; Semangat Baru
Oleh Ibn Ghifarie

Tak
seperti biasanya, lingkungan kampus UIN SGD Bandung dipadati
orang-orang. Pasalnya, beberapa pekan civitas akademika tak tampak.
Suasana sepi pun menyelimuti kemegahan bangunan Universitas.

Semula
hanya ada para aktivias yang tengah mempersiapkan kegiatanya di Unit
Kegiatan Mahasiswa (UKM) seperti Teater Awal—mempersiapkan pementasan
di Rumentang, sabtu (16/02) LPIK (Lembaga Pengkajian Ilmu
Keislaman)—persiapan Ta’aruf Generasi Baru (TGB) di penghujung Februari.

Kini,
memasuki hari pertama kuliah di semester genap orang-orang pada kumpul
di Fakultasnya masing-masing, ruang belajar mengajar, DPR (Di bawah
pohon Rindang), pelataran mesjid Iqomah, sekitar gedung Student Center
(SC).

Tentu mengisahkan sederetan cerita, keluh-kesah dan
motivasi saat pertama kuliah lagi. Salah satunya, Iim mahasiswa Adab
menuturkan ‘Asyik masuk kuliah di semester baru. Semanagt dan nuansa
baru harus menjadi modal untuk meraih kebahagiaan’

Ya paling tidak, biar lebih baik lagi nilai yang saya dapatkan dari semester sebelumnya, tambahnya.

Aduh belum apa-apa sudah belajar dan dikasih tugas lagi, cetus Asep aktivis pergerakan.

Padahal
biasanya tak seperti itu. ‘Ya ngaret dikit gitulah. Baru sesudah
seminggu proses belajar mengajat dimulai. Ini tidak lagi’, keluhnya.

Pemandangan
serupa pun terjadi di ruangan eks pasca sarjana. Pasalnya, mahasiswa
tingkat empat tengah mencari penempatan sekaligus lokasi KKN (Kuliah
Kerja Nyata) yang dipusatkan di daerah Kota dan Kabupaten Bandung dari
tanggal 27 Februari-28 Maret 2008.

Geliat mahasiswa juga mulai
menampakan dirinya. Kala ditanya soal persiapan apa yang dibawa dalam
program pengamdian masyarakat itu ‘Ah..nyantai waelah. Pan urang ge pernah PLJK (Peraktek Lapangan Kejamiyahan) baheula. Waktu sakola di Pasantrent [Ah..nyantai saja. Kan saya juga pernah PLKJ dulu. Waktu masih sekolah di Pesantren].

Jadi
teu kudu riweuh sagala. Anguran mah nyiapkeun mental jeung duit. Pan
sok loba nyiuen kagiatan ceuk anu pernah KKN oge. Otomatis saku kudu
rada munel
[Jadi ga mesti ribet segala. Yang mesti kita
persaapkan dari segi mental dan keuangan. Kan suka banyak kegiatan kata
orang-orang yang pernah KKN juga. Otomatis uang harus banyak], ungkap
peserta KKN. [Ibn Ghifarie]

Cag Rampes, Pojok Sekre Kere, 18/02/08;21.46 wib



Post a Comment